SELAMAT DATANG & SELAMAT MENIKMATI BLOG INI

Minggu, 16 Juni 2013

3 PANDANGAN HIDUP TENTANG MANUSIA


3 Pandangan Hidup Tentang Manusia
Kali ini saya mensharingkan tentang pengalaman hidup saya dalam menyikapi dan memahami tentang suatu pandangan dalam berjiran/bertetangga serta bermasyarakat dan khususnya untuk mencari pasangan hidup yang saya simpulkan dalam 3 pandangan hidup tentang manusia. Sehingga bisa mendapatkan apa yang kita cita-citakan dan harapkan. Walaupun tidak ada kesempurnaan makhluq kecuali Sang Maha Pencipta yaitu Allah SWT.

Jadi, apapun gambaran yang kita cita-citakan dan harapkan itu, menurut saya pada kenyataannya didalam dunia ini adalah hanya photocopy saja. Yang asli tetap menjadi gambaran dalam impian kita.

Dan dari mempelajari pengalaman inilah yang membuat saya jadi lebih baik lagi dalam menyikapi hidup dan bersosialisasi dengan tetangga dan masyarakat pada umumnya. Sehingga saya berniat untuk berbagi dengan semua orang terutama buat sohib Pandawa Lima.

Berikut saripati pandangan hidup yang saya maksudkan :
  1. Apa pandangan sohib tentang seorang PENJAHAT, seorang pelaku KRIMINAL dan BEJAT menurut aturan agama dan hukum di Indonesia?
  2. Apa pandangan sohib tentang seorang yang jahat, seorang kriminal dan bejat menurut aturan agama dan hukum di Indonesia TAPI dia sudah bertaubat dan insaf atas segala perbuatan jahatnya?
  3. Apa pandangan sohib tentang ORANG BAIK?
Nah, bila berkenan, silahkan sohib Pandawa Lima analisa dan pelajari dengan baik apa yang sudah saya simpulkan kedalam tiga pertanyaan diatas. Dan boleh juga langsung dikomentari pada kolom komentar, karena ini merupakan pandangan dan mudah-mudahan ada hikmah yang bisa menjadi pembelajaran dan motivasi dalam kehidupan kita semua.
Mudah-mudahan bisa bermanfaat ya. Btw, saya tunggu pandangan sohib tentang ketiga pertanyaan diatas.
Intinya, ikhlas di mulut, dipikiran dan hati kita.
wallahu a'lam bishshawab

PANDAWA LIMA

58 komentar:

  1. Mencoba menjawab, meski ndak tentu bener.
    1. orang bejat dan jahat sudah tentu salah dan berdosa mnrt agama. Tp mnrt hukun"apalagi di indonesia" selalu benar dan tidak bersalah. meski bersalah bisa di benarkan dgn cara mendewakan uang sebagai suap. Apalagi pejabat yg kebal hukum.... hahahah
    2. Bisa di terima taubatnya mnrt agama, tapi mnrt hukum masih saja di cap jelek karena hanya melihat kulitnya.
    3. Baik mnrt agama sudah tentu bisa mengetahui akhlaknya, pasti akan sejalan dgn syar'i.

    Jadi semuanya 250 rebu Bang....ekekekek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, selalu jadi yg pertamax alias pertama. hehehe...
      Menurut saya, Jawaban nya Mbak Indah masih belum tepat seperti maksud dan pengalaman saya...
      Jadi belum berjodoh dengan saya nih... hehe

      Hapus
    2. karena istri sudah menunggu...sementara jawabannya ikut m'ba indah P saja deh...;o)

      Hapus
    3. penjahat itu keliatan dimata hukum aja burukmtapi kadang ada juga penjahat yang melakukanya demi kebaikan

      Hapus
    4. Nutuk Kang Cilembu Thea, tq ya sudah mampir nih..
      Dan buat Sohib Rizal uye, boleh juga pandangannya. Btw, jadi teringat kisah kartun zorro pada masa kecil saya dulu. hehe

      Hapus
    5. Rizal Uye: itumah penjahat cinta hehehe

      Hapus
  2. pada dasarnya semua orang terlahir pasti ingin menjadi orang baik...kalopun potret dan gambarannya melenceng dari yg di harapkan ..itu semua sdh jd pilihan hidup...

    kendatinya demikian mereka di predikatkan sebagai orang terjahat,kriminal atau sebutan yg lain lah...toh ada alasannya...
    masalahnya cukup klasik...cuma soal urursan perut...
    Nah..sekrng kalo udah urusan itu...siapa yg bakal di salahkan?Orangnya...atau keadaanya?

    "Mungkin baik menjadi orang penting,tapi lebih penting menjadi orang Baik" (Ebet Kadarusman)

    BalasHapus
  3. pada dasarnya semua orang terlahir pasti ingin menjadi orang baik...kalopun potret dan gambarannya melenceng dari yg di harapkan ..itu semua sdh jd pilihan hidup...

    kendatinya demikian mereka di predikatkan sebagai orang terjahat,kriminal atau sebutan yg lain lah...toh ada alasannya...
    masalahnya cukup klasik...cuma soal urursan perut...
    Nah..sekrng kalo udah urusan itu...siapa yg bakal di salahkan?Orangnya...atau keadaanya?

    "Mungkin baik menjadi orang penting,tapi lebih penting menjadi orang Baik" (Ebet Kadarusman)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, dua kali menjawabnya nih Kang...
      Btw, jawaban akang Budi dangat mendalam maknanya. Dan saya setuju sama pandangan akang...
      Namun bukan itu jawaban yang saya maksud.... Hehe..
      Belum jodoh kayaknya hehe... Peace

      Hapus
    2. kadang orang yang keliatan nya baik ternyata jahat, kalo aku setuju menurut pandangan agama saja, karena kaang hukum memihak kepada yang berkuasa

      Hapus
  4. orang jahat hatinnya terkadang baik
    dan kelihatannya baik ternyata munafik

    jadi orang baik itu ga milih itu siapa saat menolong ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm.... benar juga..
      Btw, jawabannya masih belum seperti yang saya harapkan...

      Hapus
    2. aduh...

      tak jawab lagi ya tapi jika salah jangan bentak aku hehe

      1. di agama manapun pasti dosa juga mendapat laknat yang lebih kejam dan di Indonesia pasti dihukum di penjara dan dimintai ganti rugi

      2. jika bertobat dan ga mengulangi lagi bisa diampuni perbuatannya ole Tuhan tapi kalau dimata hukum Indonesia tetap dipenjara sebelum membayar uang denda atau tebusan

      3. orang baik itu ramah
      taat ibadah ,
      tidak pelit atau suka sedekah ,
      mencuri merampok , berbohong juga ga pernah ,

      Hapus
    3. hohoho.... keren nih.. Sangat mengena sekali..
      Btw, Jawabannya masih juga belum seperti yg saya harapkan.. jadi belum berjodoh nih,. hehe...

      Hapus
    4. ga jodoh ga apa-apa
      yang penting dah kemal baiknya

      hehe

      Hapus
    5. kalo orang baik wajah nya juga enak untuk dipandang, kalo orang jahat mukanya gak enak dipandang gitu.

      Hapus
  5. Penjahat apalagi pelaku Kriminal memang manusia tidak bermoral, Orang seperti ini sudah pasti tidak memiliki ilmu agama, apalagi pandangan hidup, bahkan orang jahat itu tak ubahnya seperti binatang atau syetan

    postingan menarik dan bisa memberi pelajaran berharga sobat, terima kasih sudah berbagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, setuju Om.. Begitulah adanya. Semoga dijauhkan dari sifat dan prilaku demikian..
      Btw, jawabannya masih belum sesuai dengan yang saya idamkan. hehehe.. Belum jodoh ne Om...

      Hapus
    2. 1.pada hakekatnya manusia itu baik, kejahatan biasa terjadi karena kurangnya pengetahuan dan aturan.
      2.Org yg kriminal dan bejat menurut saya memang orang yg Bodoh, karena kebodohannya inilah ia terpengaruh dg lingkungan yg sudah rusak, mereka harus diberi pelajaran dengan Hukuman.
      3.Pandangan saya Org yg baik adalah orang yg selalu pengertian, pandai menghargai org lain, tidak suka menghina, dan selalu tersenyum ...hehe

      Hapus
    3. Hoho, semakin dalam nih pandangannya ya Om...
      Btw, sudah 1 jawaban yang mendekati yg saya inginkan. Tinggal 2 & 3 lagi nih om...

      Hapus
  6. Wah komen apa yah,,,Saya setuja dengan bang Pur, klo melihat dari segi keadaan sekarang banyak sekali orang yang tersesat dan kalap karena dihimpit kebutuhan (ada istilah semua cara si halalkan) dan yang berakibat orang yang tadinya baik menjati bejat dan brutal,dan banyak orang bejat menjadi baik dan tobat karena sudah merasa malu karrena sering keluar masuk bui dan selalu di kucilkan di masyarakat,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, setuju nih saya dengan pendapat mas Cahyo....
      Btw, jawabannya masih belum mengena dari yg saya harapkan. hehe..

      Hapus
  7. 1. Penjahat, kriminal dan bejat kalo pandangan saya di Indonesia ini, adalah orang yang sukses dan menjadi penguasa negara ini. karena mereka punya uang yang bisa mengatur undang-undang.Dan bila pun mereka di penjara, fasilitas yang diperoleh adalah hotel bintang lima.

    2. kalo mereka bertobat dan kembali kejalan yg benar, tentunya aku juga sangat mendukungnya. dan mudah2an mereka sungguh2 bertobat.

    3. kalo orang baik, sebenarnya masih sangat banyak di indonesia ini, namun mereka sudah terasingkan karena tidak bisa berbuat banyak untuk merubah indonesia ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, mantap nih analisanya ya sohib..
      Btw, jawabannya masih belum mengena dengan yang saya harapkan...
      Dan masih belum berjodoh nih ...hehe

      Hapus
  8. Seorang PENJAHAT, seorang pelaku KRIMINAL dan BEJAT menurut aturan agama, sudah pasti orang tersebut adalah orang yang bersalah dan kurang beriman. Sedangkan menurut hukum di Indonesia, orang tersebut belum tentu bersalah karena tergantung bayarannya kepada para profesionalime pembela kejahatan... pastinya, wani piro...?

    Tentang seorang yang jahat, seorang kriminal dan bejat menurut aturan agama dan hukum di Indonesia TAPI dia sudah bertaubat dan insaf atas segala perbuatan jahatnya, orang ini adalah yg sudah pasrah, orang ini wajib kita support dalam rangka usahanya untuk merehabilitasi dirinya, yang penting barometer ketaubatannya harus jelas, adalah ketaatannya pada agama maupun hukum di indonesia lebih meningkat dari sebelumnya.

    Tentang ORANG BAIK, secara umum kebanyakan hanya pura-pura baik karena adanya kepentingan tertentu. Orang baik biasanya tidak lagi menyalahkan orang lain dan tidak pula menyalahkan dirinya sendiri, orang baik juga tidak pernah memamerkan dan mendewakan kebaikannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, mantap nih petuah datok.. Menusuk kedalam hati tembus sampai kejantung serta hati nurani nih... Semoga menjadi pencerahan buat semuanya...
      Btw, jawaban No.3 baru sesuai dengan apa yang saya cita-citakan... hehe...
      Oke nih Datuk A.H....

      Hapus
  9. Penilaian mengenai baik buruknya seseorang, lebih sering bersifat pribadi. Walaupun seseorang dinilai baik oleh orang lain, belum tentu baik untuk kita apabila sikap dan perilakunyan merugikan kita. Secara normatif orang bejat itu orang yang melanggar norma baik agama maupun hukum. Tapi dalam pandangan saya, orang bejat adalah orang yang dalam perilaku dan tindakannya selalu merugikan orang lain. Orang bejat tapi sudah sadar, menurut saya adalah orang yang telah menyadari kesalahannya dan berusaha memperbaikinya dengan berbuat baik. Orang baik menurut saya adalah orang yang dalam segala perilakunya dilakukan dengan ikhlas tanpa didasarkan kepentingan tertentu. Selain itu, orang baik juga selalu positive thinking terhadap orang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, njero juga tela'ahnya.. mantap nih sohib.
      Btw, jawabannya masih belum sesuai harapan saya....
      Tq ya sudah mau berbagi...

      Hapus
  10. tak semua yang kelihatan jahat itu jahat,kadang ada maksud kebikan dalam kebaikan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tup, setuju dengan pandangan sohib.
      Btw, hampir sesuai keinginan saya tuh pandangan sohib.. Namun kalau berkenan, bisa saya mendapatkan pandangan sohib untuk pertanyaan no2 &3?

      Hapus
  11. kalo udah tobat dan minta maaf kayaknya gak perlu ada polisi ya hahaha
    hukum uedan!!

    saya serahkan semuanya padaNYA ..

    bingung mau jwb apa.. sebernya saya bisa jawab panjang lebar disini tapi mood saya lagi gak support.. tau sendiri kan?? mood itu datangnya dari hati, daripada saya jawab gak karuan karena hati saya lagi kurang mood jadi saya lewaat aja ye.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, btw, terima kasih atas pandangan dan supportnya ya Miz-Tia...

      Hapus
  12. 1. biasanya yg namanya penjahat, kriminal ataupun bejat, selalu tdk mentaati aturan baik itu agama maupun hukum di negara kita.

    2. tergantung niat hatinya, tapi yg tahu isi hati org yg bertaubat itu kan cm Allah yg tahu, tp kalo menurutku sih, siapa aja orgnya yg ingin bertobat,kita hrs memberikan kesempatan kepadanya utk berubah. namun, jika sudah diberi kesempatan sekali atau dua kali dia msh pura2 tobat doank, ya sudah jgn diberi ampun lagi.

    3. Orang baik adalah org yg mentaati peraturan.

    BalasHapus
  13. Saya jadi ingat akan kata-kata bijak"jika anda sebatang pensil,tapi tidak bisa menggoreskan kebaikan,maka jadilah penghapus yang bisa menghapus keburukan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, mantap nih petuahnya ya kang. Sangat inspiratif...
      Btw, tq ya kang Dede..

      Hapus
  14. kunjungan perdana mas salam kenal dan artikelnya sangat menarik sekali

    BalasHapus
  15. Waduh saya bingung ngasih pendapat lagi ....maklum..masih ABG :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya balas sendiri aja deh .... hehehe

      Hapus
  16. Kalau dijawab memang susah Mas karena harus dilihat dari objek pribadi tentunya.

    BalasHapus
  17. memedakan watak dan karakter orang itu susah -_-

    BalasHapus
  18. yaa menebak watak seseorang kadang susah gan :(

    BalasHapus
  19. Bagus bgt ms postingannya ,,,selamat malaem :)

    BalasHapus
  20. Selamat hari raya idul fitri.
    Mohon maaf lahir dan batin. ^_^

    BalasHapus
  21. mumpung masih bulan syawal..saya ucapkan mohon maaf lahir batin sobat :-)

    BalasHapus
  22. izin nyimak nggiih :)
    kunjungi juga blog saya di
    jagadkawula.blogspot.com

    BalasHapus
  23. selamat sore :) , blogwalking ,.

    BalasHapus
  24. bingung mau kasih pendapat apa yah

    BalasHapus
  25. wah, semoga orang yang bejat dapat hidayah ya :D

    BalasHapus
  26. salut sama adminx semoga tambah sukses aja..

    BalasHapus
  27. lebih baikmah, kita jadi orang baik aja.hahaha
    visit me,,,

    BalasHapus
  28. semua orang punya alasan untuk pilihanya dan setiap perbuatan pasti akan dipertanggungjawabkan, tetapi yang terpenting jadi diri sendiri yang terbaik adalah pilihan paling bijak,,,

    BalasHapus
  29. Blog yang menarik dan informatif sekali

    Klinik Apollo Adalah Rumah Sakit di Jakarta, Dibidang Andrologi dan Ginekologi, terbaik dan Nomor 1 di jakarta memberikan layanan medis prima, dilengkapi alat medis yang modern menyembukan berbagai penyakit kelamin seperti Gonore, Kencing nanah, Sipilis sifilis,Kutil kelamin , Kondiloma akuminata, Kutu kelamin, Keputihan, Ejakulasi Dini,Wasir dan Ambeien


    Dokter Spesialis mengatasi Impotensi

    Konsultasi Online ,Klinik Mengatasi Masalah Impotensi

    BalasHapus

Silahkan berkomentar menggunakan hati nurani dan tidak mengandung SARA, SEX dan POLITIK"