SELAMAT DATANG & SELAMAT MENIKMATI BLOG INI

Selasa, 04 September 2012

SIKLUS KEHIDUPAN MANUSIA MELALUI SHALAT WAJIB 5 WAKTU

Insyaallah kali ini saya akan men-share-kan pengalaman spirituil saya dalam hal mencermati, menela'ah dan mendalami makna siklus kehidupan manusia dari kajian shalat 5 waktu dalam Agama Islam. Hal ini didapati dari pengalaman spirituil saya pada saat bulan suci Ramadhan 1431H lalu tepatnya ditahun 2010 lalu.
Hal ini berawal dari Rukun Islam itu sendiri yang ada lima perkara :

  1. Syahadatain
  2. Melaksanakan Shalat 5 waktu
  3. Puasa Bulan Ramadhan
  4. Menunaikan Zakat
  5. Melaksanakan Haji bagi yang mampu.
Berdasarkan pedoman dan hal yang saya dapatkan dari para ustazd/guru saya disekolah dari SD sampai saat ini, ada ayat alqur-an yang menyatakan bahwa "Shalat Wajib 5 Waktu itu adalah sesuatu ketetapan yang harus dilaksanakan oleh ummat Islam" dan ada juga hadist Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa "kunci Surga itu adalah shalat lima waktu, apabila benar shalatnya maka insayaallah akan benar semua amal perbuatannya dan insyaallah diterima oleh Allah SWT. Namun bila rusak shalatnya maka niscaya akan rusaklah segala amal perbuatnnya."
Landasan inilah yang saya pakai untuk mencermati, menela'ah dan mendalami tentang siklus hidup manusia berdasarkan Shalat Wajib 5 Waktu. Berikut ini gambarannya :


1. Alam Arwah = Shalat Shubuh
<a href="http://pandawalimamedan.blogspot.com/2012/09/siklus-kehidupan-manusia-melalui-shalat.html" alt="Sholat Shubuh"/></a>
Sholat Shubuh
Siklus ini adalah saat para ruh masih dialam arwah yang notabene belum ada tempatnya didalam jasad/jasmani.
Biasanya sebagian dari manusia masih terlena dan terlelap dalam tidurnya kecuali mereka yang akan melaksanakan shalat Shubuh .

2. Alam Kandungan Ibu/Emak/mamak/Ummi = Shalat Zhuhur.
<a href="http://pandawalimamedan.blogspot.com/2012/09/siklus-kehidupan-manusia-melalui-shalat.html" alt="Sholat Shubuh"/></a>
Sholat Zuhur

Siklus ini dimaknakan ke shalat Zhuhur karena disinilah awal ditempanya ruh manusia ke dalam jasad/jasmani manusia yang pada umumnya dikandungan para Ibu selama +/-9 bulan.

Inilah masa awal pendidikan seorang calon anak yang nantinya mereka akan seperti apa prilakunya.

3. Alam Dunia = Shalat Ashar.
<a href="http://pandawalimamedan.blogspot.com/2012/09/siklus-kehidupan-manusia-melalui-shalat.html" alt="Sholat 'Ashar"/></a>
Sholat 'Ashar
Siklus ini dimaknakan dengan shalat Ashar berdasarkan tela'ah saya akan hal aktifitas manusia didalam dunia ini setelah dilahirkan dari rahim Ibunya. Kadang terlena dengan nikmat dunia sehingga menjadi sesat dari ajaran Allaw SWT melalui para Rasul-nya.
Ini tidak terlepas dari kajian shalat ashar itu sendiri yang didalam beberapa hadits Rasulullah Muhammad SAW tentang keutamaan shalat Ashar.

4. Alam Barzah/Kubur = Shalat Maghrib
<a href="http://pandawalimamedan.blogspot.com/2012/09/siklus-kehidupan-manusia-melalui-shalat.html" alt="Sholat Maghrib"/></a>
Sholat Maghrib
Siklus ini berkaitan dengan waktu shalat Maghrib itu sendiri yang hanya sebentar /transit dan disanalah mereka ditentukan awal akan mendapatkan ganjaran baik atau buruk atas perbuatan mereka selama hidup di dunia.
Apakah mereka selamat dan mendapat hal yang baik atau mendapat hal yang buruk yang nantinya akan berkaitan dengan hari pembalasan /akhirat yang merupakan akhir dari segalanya.

5. Alam Akhirat/Hari Pembalasan = Shalat 'Isya
<a href="http://pandawalimamedan.blogspot.com/2012/09/siklus-kehidupan-manusia-melalui-shalat.html" alt="Sholat 'Isya"/></a>
Sholat 'Isya
Siklus ini dimaknakan dengan shalat 'Isya berdasarkan waktu yang lama dan akhir dari segalanya didunia yang fana ini.
Berdasarkan tela'ah saya, pelaksanaan shalat 'Isya ini menunjukkan gambaran apakah orang tersebut bisa selamat diakhirat atau tidak tercermin dari shalat 'Isya-nya. Dan   banyak manusia yang terlena dengan hal ini. Untuk lebih jelasnya, silakan mencari tahu keutamaan shalat Isya karena ada hubungannya kesana.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar menggunakan hati nurani dan tidak mengandung SARA, SEX dan POLITIK"